Wawancara Tolo News dengan Menteri Pertahanan Mawlawi Muhammad Yaqoob Mujahid Terkait Agresi Pakistan

Transkrip Wawancara Channel Tolo News dengan Menteri Pertahanan Mawlawi Muhammad Yaqoob Mujahid Terkait Agresi Pakistan Terbaru Channel ...


Transkrip Wawancara Channel Tolo News dengan Menteri Pertahanan Mawlawi Muhammad Yaqoob Mujahid Terkait Agresi Pakistan Terbaru

Channel "Tolo News" pada tanggal 18 Ramadan 1447 H – 7 Maret 2026 M telah mengadakan wawancara tatap muka dengan Menteri Pertahanan Imarah Islam Afghanistan, Mawlawi Muhammad Yaqoob Mujahid hafizhahullah mengenai serangkaian agresi teroris yang dilakukan oleh rezim militer Pakistan melalui serangan udara dan artileri terhadap sejumlah provinsi di Afghanistan. Serangan ini telah mengakibatkan sejumlah warga sipil gugur dan terluka, di antaranya perempuan dan anak-anak, serta menimbulkan kerugian materi yang sangat besar bagi warga sipil.

Berikut ini adalah transkrip wawancaranya:

Tolo News: Terkait konflik antara Afghanistan dan Pakistan, Imarah Islam selalu menyatakan bahwa mereka tidak akan terlibat perang dengan negara mana pun. Pemerintah Afghanistan juga menegaskan tidak akan membiarkan individu atau kelompok mana pun menggunakan wilayah Afghanistan untuk menyerang pihak lain, namun di saat yang sama menyatakan bahwa membela rakyat Afghanistan adalah hak yang sah. Imarah Islam juga mengumumkan akan memberikan balasan tegas terhadap siapa pun yang mengancam rakyat Afghanistan, di tengah memuncaknya konflik dengan Pakistan dalam beberapa hari terakhir. Kami hadir di sini untuk membahas konflik ini dan berbagai isu terkait bersama Menteri Pertahanan Nasional Imarah Islam Afghanistan, Mawlawi Muhammad Yaqoob Mujahid. Selamat datang, Tuan Mujahid. Tuan Mujahid, Anda telah melakukan perundingan dengan Pakistan, apa penyebab kegagalan perundingan tersebut?

Menteri Pertahanan: Bismillahirrahmanirrahim. Pertama-tama, kami memohon kepada Allah ta'ala agar menerima kesyahidan warga kami yang gugur dalam serangan brutal rezim Pakistan, memberikan kesabaran bagi keluarga mereka, dan menyembuhkan para korban luka dengan kesembuhan yang sempurna. Ketika kami melakukan negosiasi dengan pihak Pakistan, tujuan kami adalah agar semua permasalahan dapat diselesaikan melalui negosiasi, saling pengertian, dan dialog. Kami memprioritaskan jalur ini dan masih akan terus memprioritaskannya. Kami telah melakukan beberapa putaran negosiasi melalui mediasi Uni Emirat Arab dan telah diadakan pertemuan antara kedua belah pihak. Bahkan setelah konflik terakhir meletus, kami juga mengadakan beberapa pertemuan melalui mediasi Qatar dan Turki. Namun sayangnya, negosiasi ini tidak membuahkan hasil apa pun. Setelah itu, Arab Saudi menawarkan diri untuk menjadi mediator dan negosiasi pun berlanjut melalui jalur tersebut. Namun sebelum negosiasi ini selesai, pihak Pakistan kembali memulai perang. Dari jalannya negosiasi, terlihat jelas bahwa pihak Pakistan sebenarnya ingin memperluas perang yang sedang berlangsung dengan Afghanistan dan tidak berupaya sungguh-sungguh untuk mencari solusi atas masalah ini.

Tolo News: Dapatkah Anda menjelaskannya dengan sebuah contoh?

Menteri Pertahanan: Sebagai contoh, mereka menuduh bahwa gerakan Taliban Pakistan (TTP) berada di Afghanistan dan Imarah Islam mendukung atau menampung mereka. Kami katakan kepada mereka, mari kita tulis secara jelas dan di hadapan para mediator bahwa wilayah Afghanistan tidak akan digunakan untuk menyerang Pakistan dan tidak akan menimbulkan kerugian apa pun bagi Pakistan. Sebagai imbalannya, wilayah Pakistan juga tidak boleh digunakan untuk menyerang Afghanistan. Kami siap menerima komitmen ini secara tertulis. Kami juga membahas masalah perdagangan dan jalur transit, dan mengatakan kepada mereka bahwa Pakistan selalu menggunakan pelabuhan dan jalur perdagangan sebagai alat tekanan politik. Setiap kali mereka ingin memberikan tekanan, mereka menutup jalan atau menekan para pengungsi Afghanistan. Ini bukanlah cara yang benar untuk menyelesaikan masalah. Jalur perdagangan sangat penting bagi rakyat biasa, para pedagang, dan ekonomi kedua negara, dan tidak boleh ditutup dengan alasan politik atau keamanan. Namun sayangnya, mereka selalu mencari alasan bahkan dalam masalah ini.

Tolo News: Apa saja alasan-alasan tersebut, misalnya?

Menteri Pertahanan: Sebagai contoh, mereka mengatakan terkait Garis Durand bahwa garis tersebut harus dicatat sebagai perbatasan resmi.

Tolo News: Maksud Anda Garis Durand semu?

Menteri Pertahanan: Ya, mereka mengatakan bahwa garis tersebut harus dianggap sebagai perbatasan resmi. Kami katakan kepada mereka bahwa ini adalah masalah antara Afghanistan dan Pakistan, dan baik saya maupun pemerintah saat ini di Afghanistan tidak dapat menyelesaikannya; bahkan pemerintah-pemerintah sebelumnya pun tidak mampu menyelesaikan masalah ini. Oleh karena itu, lebih baik masalah ini diserahkan kepada masa depan dan kepada rakyat kedua negara. Perselisihan saat ini bukan karena Garis Durand. Jika masalah utama mereka adalah Taliban Pakistan atau masalah keamanan lainnya, maka mereka harus fokus pada isu-isu tersebut. Mereka juga meminta kami untuk melakukan operasi militer terhadap beberapa pengungsi dan beberapa kelompok. Kami katakan kepada mereka bahwa kami adalah Muslim dan tidak ingin menumpahkan darah siapa pun tanpa hak. Jika Anda mengklaim bahwa orang-orang seperti itu ada di Afghanistan, maka Anda harus menunjukkan lokasi mereka dan membuktikan bahwa kami telah memberikan tempat tinggal atau dukungan kepada mereka. Oleh karena itu, tampaknya masalah utama mereka bukanlah Taliban Pakistan, melainkan masalah Garis Durand.

Tolo News: Jadi, masalah utama mereka adalah Garis Durand?

Menteri Pertahanan: Ya, masalah utama mereka adalah Garis Durand, meskipun mereka juga mengangkat isu-isu lain.

Tolo News: Sekarang, tolong jelaskan bagaimana perang ini bermula, terlebih lagi Anda telah membebaskan tawanan Pakistan dua hari sebelum perang meletus?

Menteri Pertahanan: Ketika negosiasi dialihkan ke Arab Saudi, sedang disusun sebuah draf yang seharusnya diubah menjadi kesepakatan yang mencatat komitmen kedua belah pihak. Namun kami tidak mencapai kesepakatan mengenai beberapa isu, termasuk poin-poin yang saya sebutkan sebelumnya. Mereka menggunakan istilah "teroris" dan mengatakan bahwa orang-orang yang masuk dalam daftar hitam PBB harus ditarget. Kami katakan kepada mereka bahwa istilah "teroris" tidak memiliki definisi yang jelas dan setiap negara melabeli lawan-lawannya dengan sebutan tersebut. Jika Anda menganggap seseorang sebagai teroris, apakah kami juga harus melakukan hal yang sama! Ini tidak masuk akal. Mereka ingin memaksa kami mengambil tindakan terhadap beberapa suku atau kelompok, sehingga perang yang berkecamuk di Pakistan berpindah ke dalam wilayah Afghanistan.

Tolo News: Apakah mereka meminta Anda untuk menyatakan Taliban Pakistan sebagai kelompok teroris?

Menteri Pertahanan: Masalahnya tidak hanya terkait Taliban Pakistan, mereka juga menyebutkan nama-nama seperti Tentara Pembebasan Balochistan (BLA), Al-Qaeda, dan beberapa kelompok lainnya. Mereka ingin kami menyatakan semua kelompok ini sebagai teroris dan mengambil tindakan terhadap mereka sesuai dengan hukum internasional. Namun kami katakan kepada mereka bahwa ini adalah masalah internal Anda dan tidak ada hubungannya dengan kami. Kami baru saja keluar dari perang dan ingin hidup dalam damai dan aman, bukan menciptakan musuh baru.

Tolo News: Bagaimana situasi di medan perang saat ini?

Menteri Pertahanan: Mereka menyerang Afghanistan, dan kami pun membalas; sebagai bentuk pembelaan diri. Mereka menargetkan Kabul dan Kandahar, dan kami pun menargetkan posisi mereka di berbagai wilayah. Jika Kabul tidak aman, maka Islamabad juga tidak akan aman. Jika Kabul menjadi target serangan, maka Islamabad juga akan menjadi target. Mereka tidak boleh mengira bahwa mereka bisa menargetkan Kabul sementara Islamabad berada dalam keadaan yang aman.

Tolo News: Seberapa kuat Imarah Islam dalam perang ini?

Menteri Pertahanan: Kekuatan Imarah Islam terletak pada fakta bahwa kami tidak memerangi siapa pun tanpa alasan yang benar, melainkan hanya membalas ketika diserang. Keimanan kepada Allah ta'ala adalah kekuatan terbesar kami. Kami telah melihat pertolongan Allah dengan mata kepala kami sendiri, dan dengan izin Allah, kami akan terus meraih kesuksesan dengan pertolongan-Nya.

Tolo News: Jika perang ini terus berlanjut, sampai kapan Anda siap menghadapinya?

Menteri Pertahanan: Jika perang berlangsung sebulan, kami siap. Jika berlangsung setahun, kami juga siap. Bahkan jika berlangsung 10 tahun, kami siap bertempur selama 10 tahun. Kami telah bertempur selama bertahun-tahun dalam kondisi yang sangat sulit dan memiliki pengalaman yang cukup, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.

Tolo News: Apa pesan Anda kepada rakyat Afghanistan, para mediator, dan juga Pakistan?

Menteri Pertahanan: Pesan kami kepada rakyat Afghanistan adalah bahwa pemerintah saat ini tidak menginginkan perang dan tidak ingin membawa perang ke Afghanistan. Kami telah berupaya keras untuk menyelesaikan masalah ini melalui negosiasi. Namun jika ada pihak yang ingin memaksakan perang kepada kami dengan dalih apa pun, kami siap membela diri. Masyarakat harus melanjutkan kehidupan mereka dengan tenang dan tidak perlu khawatir.

Tolo News: Apa pesan Anda kepada pasukan Afghanistan di sepanjang Garis Durand yang semu tersebut?

Menteri Pertahanan: Pesan kami kepada mereka adalah agar tidak pernah memulai perang, tetapi jika mereka diserang, mereka harus membela diri dengan gagah berani. Mereka harus berpegang teguh pada prinsip-prinsip kemanusiaan dan prinsip Islam dalam perang, tidak menyakiti korban tewas, korban luka, atau tawanan, serta mematuhi perintah para pemimpin mereka.

Tolo News: Apa pesan Anda kepada komunitas internasional?

Menteri Pertahanan: Pesan kami kepada negara-negara yang melakukan mediasi adalah bahwa kami tidak menginginkan perang dan kami percaya pada dialog. Jika mereka benar-benar ingin menyelesaikan krisis ini, mereka harus meyakinkan Pakistan bahwa solusinya adalah dialog, bukan perang. Pesan kami jelas: kami tidak memulai perang, tetapi kami siap membela diri.

Tolo News: Apakah ini juga pesan Anda kepada Pakistan?

Menteri Pertahanan: Ya, tepat sekali.

Tolo News: Terima kasih banyak atas waktu yang Anda luangkan.

25 Ramadhan 1447 Hijriyah

COMMENTS

Nama

Afghanistan,29,Aksi,1,Artikel,74,Buletin Kabar Dunia Islam,1,Data Kebiadaban Israel,5,Daulah Utsmaniyah,1,Doa,8,Dokumenter Perjuangan Palestina,13,Dukungan Untuk Palestina,10,Dukungan untuk Perjuangan Palestina,55,Duta Besar Palestina,5,Ebook,32,Fatwa Boikot,8,Film Dokumenter Palestina,11,Hamas,30,Ikhwanul Muslimin,7,Isi Buku,4,Israel,4,Isu Syiah,4,Kajian,15,Karya Ilmiah,7,Kecerdasan Tak Lazim,5,Kesaksian Musuh,1,Kisah Syuhada,2,Laporan Strategis Palestina,3,Lembaga Kemanusiaan,1,Markaz Al-Imam Al-Albani Yordania,2,Membongkar Hoaks,2,Menjawab Syubhat,4,Palestina-Diaspora,2,Palestina-Jalur Gaza,11,Palestina-Tepi Barat,3,Survei,4,Takfir,1,Thaliban,29,Tulisan Ustadz Budi Ashari,67,Ulama-Ustadz-Akademisi,112,Ustadz Budi Ashari,68,Video,66,Wawancara,5,
ltr
item
Ya-Aqsha Media: Wawancara Tolo News dengan Menteri Pertahanan Mawlawi Muhammad Yaqoob Mujahid Terkait Agresi Pakistan
Wawancara Tolo News dengan Menteri Pertahanan Mawlawi Muhammad Yaqoob Mujahid Terkait Agresi Pakistan
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgv81Dqct4uSxVNa8yEuvquVVVEWCWJ69JUAsxuBIuXimQH7Q06u3MDRq4NqXJ4P_nKXjqp2L_nTrpfEd8Ru93a1BXPpUt1gzUIiLN2aM0qW1NaSMSoP56bJgQG60WKYL9KiUsN_Bq-6-FSmc-h5YrrWNSQjeJQDst7H3Etki0dgczkb1M6Ym-BhBOvxqBp/w640-h360/Wawancara%20Tolo%20News%20dengan%20Menteri%20Pertahanan%20Mawlawi%20Muhammad%20Yaqoob%20Mujahid%20Terkait%20Agresi%20Pakistan.png
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgv81Dqct4uSxVNa8yEuvquVVVEWCWJ69JUAsxuBIuXimQH7Q06u3MDRq4NqXJ4P_nKXjqp2L_nTrpfEd8Ru93a1BXPpUt1gzUIiLN2aM0qW1NaSMSoP56bJgQG60WKYL9KiUsN_Bq-6-FSmc-h5YrrWNSQjeJQDst7H3Etki0dgczkb1M6Ym-BhBOvxqBp/s72-w640-c-h360/Wawancara%20Tolo%20News%20dengan%20Menteri%20Pertahanan%20Mawlawi%20Muhammad%20Yaqoob%20Mujahid%20Terkait%20Agresi%20Pakistan.png
Ya-Aqsha Media
https://ya-aqsha.blogspot.com/2026/03/wawancara-tolo-news-dengan-menteri.html
https://ya-aqsha.blogspot.com/
https://ya-aqsha.blogspot.com/
https://ya-aqsha.blogspot.com/2026/03/wawancara-tolo-news-dengan-menteri.html
true
1607972164486125252
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content